Karet Gasket Plate Heat Exchanger Gasket PHE all Brand all Model

Kami menyediakan Gasket PHE dengan koleksi model lengkap dari berbagai merek seperti Alfa Laval, APV (SPX), Hisaka, Sondex, GEA, Schmidt, Arsopi, Bell & Gosset, GEA (kelvion), SWEP, Tertapak, Tranter, dll.

Tersedia dengan Material NBR, EPDM, Viton, IIR, dan Food Grade FDA
Gasket PHE 2

Fungsi dan Cara Kerja PHE

Plate Heat Exchanger (PHE) merupakan suatu sistem pemindah panas yang sering dipakai pada bidang industri. Sistem ini menggunakan plate yang permukaan-nya relatif luas untuk memindahkan panas, hal ini menjadikan PHE merupakan sistem heat transfer yang paling efisien dan efektif. 
Dalam suatu sistem Plate Heat Exchanger, terdapat 3 komponen utama:

  1. Frame berfungsi sebagai penyangga unit PHE. Frame terletak di tepi unit PHE yang mana akan mengapit susunan plat di dalamnya. Material frame biasanya adalah carbon steel yang dilapisi lapisan antikarat. Untuk aplikasi yang ketat, misalnya pada proses pengolahan obat-obatan, dan pada industri susu atau minuman ringan, maka material stainless steel digunakan. Stainless steel dengan lapisan clad (tahan karat) sangat cocok digunakan pada lingkungan yang cenderung korosif. Normalnya, unit PHE diletakkan di atas lantai, untuk unit berukuran kecil dapat diletakkan melekat pada tembok.
  2. Plate berfungsi sebagai tempat mengalirnya fluida panas dan fluida dingin. Bentuk dan pola dari plat sangat menentukan proses perpindahan panas yang terjadi. Setiap plat dibentuk dengan menatah/membuat cekungan sehingga terbentuk pola yang bergelombang pada permukaannya. Pola yang bergelombang (corrugated pattern) ini menyebabkan jalur aliran yang berdekatan, berliku-liku, yang dapat meningkatkan perpindahan panas dan mengurangi endapan/fouling yang terjadi dengan meningkatnya tegangan geser dan turbulensi aliran. Nilai koefisien perpindahan panas yang terjadi lebih tinggi jika dibandingakan dengan STHE dengan kapasitas yang sama. Pola yang bergelombang ini juga menghasilkan luas permukaan efektif meningkat karena banyaknya kontak yang terjadi antara fluida dan permukaan plat yang dapat mempertahankan beda tekanan yang terjadi antarplat yang berdekatan.
  3. Gasket pada PHE berfungsi untuk mencegah aliran fluida agak tidak bocor/merembes keluar dari sistem dan tercampurnya fluida dalam sistem saat terjadi aliran (beroperasi). Dari semua komponen yang ada pada unit PHE, gasket merupakan komponen yang paling sering diganti, karena setiap pembongkaran PHE sebagian besar Gasket PHE sudah tidak dapat digunakan lagi karena mengalami deformasi bentuk (gepeng). Material gasket harus memiliki ketahanan terhadap fluida yang kontak dan temperatur kerja PHE, supaya dapat digunakan dalam periode waktu yang relatif lama. Material Karet Gasket PHE yang sering digunakan ialah EPDM, NBR, Viton, Butyl, dll.

    Secara pemasangan, PHE Gasket dapat dibedakan menjadi dua Jenis:
    1. Pertama adalah dengan metode pengeleman (glue type), model ini membutuhkan bantuan pelekat/lem untuk menempelkan Gasket pada Plat.
    2. Tanpa pengeleman (clip type), Gasket jenis ini mempunyai clip/pin/knop di bagian pinggiran Gasket, yang berfungsi untuk mencengkram plat saat intalasi gasket PHE.

Keunggulan sistem PHE

PHE memiliki kelebihan tersendiri yang membuatnya lebih dipertimbangkan dibandingkan dengan alat penukar panas model lain. Berikut beberapa kelebihan:

  1. Hemat ruang
    PHE memiliki konstruksi yang kompak sehingga membutuhkan ruang penempatan unit yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis heat exchanger yang lain. Sebagai perbandingan, PHE memiliki kurang lebih ruang penempatan dan berat sekitar 80% lebih kecil dibandingakan dengan STHE.
  2. Kapasitas perpindahan panas yang besar
    Plat yang tersusun pada PHE dengan jalur aliran fluida sempit yang terbentuk menjadikan aliran fluida turbulen sehingga dapat meningkatkan perpindahan panas yang terjadi antara fluida panas dan fluida dingin.
  3. Cenderung memiliki foulingyang rendah
    Aliran turbulen yang terbentuk pada celah-celah plat menyebabkan partikel kotoran sulit untuk mengendap selama beberapa waktu. Berbeda dengan heat exchanger konvensional dimana partikel kotoran cenderung mudah mengendap yang dapat mengganggu proses perpindahan panas yang terjadi. Fouling layer tipis yang terbentuk pada PHE selain dapat meningkatkan perpindahan panas antarfluida juga menguntungkan kita dalam proses pembersihan yang relatif lebih mudah.
  4. Konstruksi yang fleksibel
    Komponen plat dan frame pada PHE disambung dengan baut yang memudahkannya untuk mengatur lebar dari celah plat yang terbentuk. Plat yang tersusun pun juga dapat ditambah atau dikurangi sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan.
  5. Pemeliharaan yang mudah
    fleksibilitas dari tie rod yang mudah dilepas dengan melonggarkan baut yang terkoneksi. Plat PHE dapat dibersihkan secara langsung pada bagian yang terdapat gasket. Jika diperlukan, PHE juga memungkinkan untuk bertukar plat/modul dengan PHE yang lain.

Macam Gasket PHE

Dalam melakukan perawatan/maintenance PHE, Part yang seringkali harus diganti ialah PHE Gasket, dalam suatu unit PHE ada 2 macam Gasket PHE:

  • Channel/Flow Gasket, berada pada semua plate kecuali yang bersentuhan dgn frame. Flow gasket PHE berfungi untuk menjaga agar produk tidak keluar sistem sekaligus mengatur flow “zig-zag” pada sistem. Jumlah dari Gasket ini sama banyaknya dengan jumlah plate dalam suatu sistem PHE. Channel Gasket pada dasarnya didesain untuk satu kali pakai dan dilakukan penggantian serentak saat perawatan, karena PHE gasket yang sudah dipakai lama akan mengalami deformasi bentuk yang rawan menyebabkan kebocoran. Channel Gasket PHE ada dua model :
    • Model Parallel, kedua ujung lobang port sejajar. model ini dipasang secara bolak balik untuk mendapatkan aliran secara zig-zag antar plat.
    • Model Diagonal, untuk mendapatkan aliran zig-zag pemasangan dilakukan secara diputar 180° antar plat.
  • End Gasket, Berada pada plate paling ujung yang bersentuhan dgn frame. berfungsi menjaga kebocoran dari celah antara frame dan plate pertama dan plate terkahir. sehingga jumlahnya relatif sedikit dalam suatu unit PHE (umumnya 2pcs dalam satu unit PHE). End Gasket seringkali dapat digunakan relatif lebih lama daripada Channel Gasket (lebih dari sekali pakai) karena bidang yg di seal hanya port ring saja.
karet-Gasket-phe